Sabtu, 13 Des 2025
Pemerintah

Cuitan Bupati Mas Rio Tiktok Menuai Kritikan

(Foto: Cuitan Bupati Mas Rio Tiktok Menuai Kritikan. Red)
 
Situbondo | Cyberjurnalis.com – Dalam putaran sebuah video yang menampilkan Bupati Situbondo, Mas Rio, di tiktok resminya yang berdurasi 03.08 menit ini memberikan pernyataan kontroversial terkait peran LSM dan Media. 
 
Lantaran pernyataan Mas Rio Bupatiku1 ini memicu gelombang kritikan dan kecaman dari berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Aktivis Masyarakat Situbondo Bersatu.
 
Video yang diunggah melalui akun media sosial pribadinya ini di Tiktok menjadi viral dan menuai beragam komentar namun lebih kepada mendiskreditkan atau menyudutkan berbagai reaksi negatif para mata netizen.
 
Dalam video tersebut, Mas Rio tampak menanggapi isu-isu keramaian atau ribut-ribut saja di Situbondo, termasuk laporan dan dugaan permasalahan yang diangkat oleh LSM dan media. Dengan santai, ia menyatakan bahwa jika pemerintahannya tidak korupsi atau “pesta pora”.
 
Maka silakan saja pihak-pihak tersebut menyuarakan kritiknya. Namun, ia kemudian menyinggung bahwa “keributan” yang terjadi seringkali disebabkan oleh adanya “jatah preman”.
 
Bupati juga menyiratkan bahwa keluhan dari kepala desa dan perangkat dinas terkait investasi yang terhambat karena “keramaian” ini menjadi alasan ia akan membentuk satgas atas perintah presiden.
 
Ia menekankan bahwa LSM dan media seharusnya menjadi mitra strategis pemerintah dalam pemberdayaan, bukan justru membuat suasana mencekam dengan sedikit-sedikit laporan dan keramaian. Bahkan, ia secara implisit menanyakan perbedaan antara LSM dan media yang “enggak jelas juga kan”.
 
Pernyataan “jatah preman” dan sindiran terhadap peran LSM dan media ini sontak menimbulkan kemarahan Aliansi Situbondo Bersatu. Mereka menilai pernyataan Bupati Mas Rio merendahkan fungsi kontrol sosial LSM dan media sebagai pilar demokrasi.
 
Aliansi ini menuntut Bupati untuk mengklarifikasi dan meminta maaf atas pernyataannya yang dianggap tidak pantas dan merusak citra Situbondo. Kalau perlu yang menyudutkan tersebut katakan saja, agar tidak menimbulkan fitnah. Jangan hanya urusan pribadi lantas menyebut semua LSM dan Media seperti yang dikatakab.
 
Aliansi Aktivis Masyarakat Situbondo ini berkumpul bersama dengan menanggapi pernyataan Mas Rio selaku Bupati Situbondo yang seharusnya memberikan contoh positif dengan tidak menyudutkan secara umum. Jangan sampai menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat karena fungsi dan profesi LSM serta Media sangat mulia. Kamis, (24/07/2025) malam.
 
Muksin Al Fajar atau Fajar Gondrong perwakilan dari DPC LSM Penjara Indonesia menyayangkan hal tersebut, “Kami meminta Mas Bupati Rio agar tidak serta merta menyatakan pendapat yang secara umum menyebutkan LSM dan Media hanya ribut-ribut saja. Padahal LSM banyak yang tidak seperti yang disebutkan Mas Rio”, cetusnya.
 
“Agar mengklarifikasi hal tersebut, karena Bupati Mas Rio ini adalah pejabat publik serta pemerintah. Karena tidak semua LSM dan Media yang dituduhkan”, tegasnya.
 
Hal senada juga disampaikan oleh Sekjen DPC LSM Teropong, Wahyudi menyebutkan bahwa, “Bupati Mas Rio tidak sepantasnya menyampaikan seperti itu, setidaknya kalau urusan pribadi dirinya menyebutkan oknum lah. Kan kasian rekan-rekan yang tidak seperti yang disudutkan”, ujarnya.
 
“Kami meminta kepada Mas Rio untuk mengklarifikasi dengan baik, kami pendukung Mas Rio dalam Pilkada lalu. Setidak statement Mas Rio tidak menyinggung semua pihak. Dan kami akan selalu mendukung semua kebijakan pemerintah selagi itu kepentingan masyarakat”, sambungnya.
 
Aka juga menyampaikan, “Ya itu memang sah-sah saja Bupati Mas Rio menyampaikan hal demikian. Tetapi kan harus disertakan bukti, jangan hanya membuat opini-opini saja, sebutkan saja. Jangan sampai Mas Rio punya urusan pribadi dengan salah satu oknum LSM dan Media tertentu tetapi menyebutkan semua golongan, ini kan tidak etis. Saya rasa rekan-rekan LSM dan Media tidak demikian semua”.
 
“Memang tidak munafik ketika materi memang dibutuhkan, namun saya rasa secara legal dan halalpun teman-teman bisa mencari rejeki. Contohnya secara legal Media bekerjasama dengan menggunakan PT atau kontrak jasa publikasi dengan pemerintah, instansi/institusi, maupun swasta. Dan juga LSM yang memiliki pekerjaan seperti usaha dan juga pendampingan hukum kepada pengadu, itupun yang saya tahu tidak memaksa”, sergah Aka selaku pendiri LSM Koreksi dan Media PT. Arjuna News Multimedia.
 
Mereka bersepakat mendesak Bupati untuk lebih fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan iklim investasi yang sehat, bukan justru menyalahkan pihak-pihak yang menjalankan fungsi pengawasan. Bukan hanya menjadi kontroversial yang justru menimbulkan kegaduhan di kalangan masyarakat. (Red)


Baca Juga