Sabtu, 13 Des 2025
Sosial

Ke-5 Bagikan Ratusan Nasbung Kepada Terdampak Banjir di Desa Mlandingan Kulon Situbondo

 
Situbondo | Cyberjurnalis.com – Diberitakan sebelumnya SPBU Kabupaten Situbondo membagikan ratusan nasi bungkus (Nasbung) kepada korban terdampak banjir di Desa Tambak Ukir, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.
 
Kali ini hari kelima pembagian nasi bungkus yang sebelumnya sudah tersalurkan ratusan nasi bungkus untuk korban banjir di Desa Mlandingan Kulon, Kecamatan Mlandingan, Kab. Situbondo, Jawa Timur.
 
Ketua Hiswana Migas Besuki secara simbolis saat berikan ratusan nasi bungkus kepada terdampak banjir di Desa mlandingan kulon kec. mlandingan, Kab. Situbondo, Jawa Timur. Red)
 
Bantuan silih berganti datang baik dari pemerintah maupun pengusaha untuk terdampak korban banjir bandang. Kali ini bantuan dari SPBU Situbondo yang diwakili oleh Suherman, selaku Wakil Ketua Hiswana Migas Karesidenan Besuki, memberikan ratusan  bungkus nasi kotak yang disalurkan kepada warga di Desa mlandingan kulon. , Senin (10/02/2025).
 
Mendapatkan bantuan sosial tentunya masyarakat merasa sangat beruntung dan berterimakasih. Paling tidak bisa meringankan beban yang terdampak banjir bandang secara langsung.
 
Seperti disampaikan oleh warga Desa  mlandingan kulon menyampaikan kepada Cyber Jurnalis, “Mengucapkan banyak-banyak terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak SPBU Situbondo. Semoga Allah SWT membalas kebaikannya”, ujarnya usai menerima bungkusan nasi kotak dari donatur SPBU Situbondo di lokasi.
 
Ditempat yang sama, Suherman sebagai Wakil Ketua Hiswana Migas Besuki ini menyampaikan bahwa pemberian nasi kotak ini adalah bentuk kepedulian kami kepada sesama apalagi terdampak banjir bandang. Dan akan berjalan setiap hari hingga warga yang terdampak mandiri bisa memasak kebutuhan sehari-hari.
 
“Tidak banyak yang bisa kami berikan, niat kami hanya ingin berbagi kepada sesama. Setidaknya bisa mengurangi beban yang terdampak banjir bandang. Kita ketahui bahwa korban banjir ini mengalami kerugian secara materiil itu sudah pasti dan tidak sempat memikirkan untuk menanak nasi. Hal inilah yang membuat kami niat untuk berbagi kepada sesama”, jelas Suherman.
 
“Semoga yang sedikit ini menjadi manfaat. Karena sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat buat manusia lainnya”
 
“Dan kegiatan ini akan berlangsung setiap hari selama warga bisa melakukannya secara mandiri untuk kebutuhan sehari-hari. Kita ketahui yang terdampak kan tidak bisa apa-apa. Semoga tidak ada banjir bandang susulan yang lebih besar”, harapnya. (Arief/Red)


Baca Juga